Kamis, 02 Januari 2014

Info Lomba Undangan Menulis Cerita Pendek: “Lihat, Dengar, Rasa”

Ayo ikuti dan raih hadiah ratusan ribu Rupiah…!!!

 

Mukadimah:
Asssalamu’alaikum, Wr.Wb. 
Rekan-rekan penulis yang baik dan damai hatinya. Dalam rangka ungkapan rasa syukur atas karunia Allah SWT yang telah mempercayakan kami sehingga dapat mendirikan “Efarasti Publishing”, maka bersama ini kami menyelenggarakan Undangan Menulis Cerita Pendek: “Lihat, Dengar, Rasa”. Pada kesempatan kali ini, kami tidak menentukan suatu tema yang diangkat atau dengan kata lain cerpen-nya bertemakan bebas. Dengan demikian rekan-rekan bisa bercerita tentang keluarga, kisah cinta, persahabatan, pekerjaan atau apapun. Akan tetapi rekan-rekan diharuskan untuk mengawali cerpen-nya dengan sebaris pertanyaan yang sesuai dengan cerita yang akan disajikan.
Adapun syarat dan ketentuannya dapat di simak di bawah ini.
Syarat dan Ketentuan:
1.      Warga Negara Indonesia (WNI) yang berdomisili di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
2.      Naskah harus asli, orisinal karya sendiri, bukan hasil gotong-royong, bukan kutipan, saduran, plagiat, copy paste, terjemahan bebas atau hasil joki writer.
3.      Naskah bukan karya orang lain atau menjiplak baik sebagian maupun keseluruhan dari naskah yang telah ada dan belum pernah dipublikasikan sebelumnya, baik di media massa cetak maupun media elektronik yang beredar di dalam negeri, luar negeri bahkan di luar angkasa.
4.      Secara keseluruhan isi naskah (termasuk judul) menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Jika ingin menggunakan bahasa asing atau bahasa daerah harus ditulis miring (italic) dan diberi catatan kaki.
5.      Naskah tidak mengandung unsur SARA, pornografi, politik, diskriminasi, intimidasi, pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) atau hal-hal yang dapat mengakibatkan kerugian negara, instansi, kelompok tertentu atau perorangan.
6.      Naskah diketik rapi dengan ketentuan sebagai berikut;
a.       Kertas A4.
b.      Semua garis tepi (margin) 3 cm (atas, bawah, kiri dan kanan).
c.       Jenis huruf Times New Roman.
d.      Ukuran huruf 12 pt.
e.       Jarak spasi 1,5 pt.
f.        Minimal 5 halaman dan maksimal 7 halaman.
Atau bisa langsung rekan-rekan download format naskahnya di SINI.
7.      Di awal naskah sertakan sebaris pertanyaan sebagai tirai pembuka dari cerpen-nya.
8.      Di akhir naskah sertakan biodata narasi penulis maksimal 25 - 50 kata.
9.      Posting kembali info event ini (boleh tanpa poster) di Facebook atau Blog masing-masing (untuk catatan di Facebook, tag minimal 25 orang).
Syarat dan Ketentuan Lainnya:
1.      Untuk memudahkan komunikasi dan syarat utama dalam mengikuti event ini, setiap peserta harus “like” Fanspage Efarasti Publishing di SINI.
dan follow Blog Efarasti Publishing di SINI.
2.      Setiap peserta hanya boleh mengirimkan 1 (satu) naskah/ karya terbaiknya.
3.      Selama event ini berlangsung naskah yang masuk tidak dapat ditarik kembali dan tidak diperkenankan diikutsertakan pada event lainnya.
4.      File naskah yang sudah di-download diganti/ diberi nama sebagai berikut:
LDR#Nama Pena#Judul Cerpen
Contoh: LDR#Hilda Soraya#Cinta Jangan Bersunyi
5.      Kirimkan naskah Anda ke alamat E-mail:
undanganefarasti@yahoo.com
Naskah dikirim dalam bentuk lampiran (attachment), bukan di badan e-mail.
Hadiah untuk Para Kontributor:
1.      Seluruh kontributor mendapatkan elektronik Sertifikat Piagam Penghargaan (e-SPP) dan diskon di setiap pembelian buku event ini.
2.      Juara I berhak mendapatkan paket penerbitan di Efarasti Publishing dengan pilihan Paket Umum senilai Rp. 500.000,- (berlaku selama 6 bulan setelah pengumuman), dan 1 buah buku terbit event ini.
3.      Juara II berhak mendapatkan paket buku senilai Rp. 200.000,- dan 1 buah buku terbit event ini.
4.      Juara III berehak mendapatkan paket buku senilai Rp. 100.000,- dan 1 buah buku terbit event ini.
5.      25 naskah terbaik (termasuk naskah 3 juara dan 3 naskah penulis undangan) akan diterbitkan di Efarasti Publishing.
6.      Keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat atau diintervensi oleh siapa pun.
Batas waktu pengiriman naskah (deadline):
Sabtu, 11 Januari 2014
(bertepatan dengan 7th Anniversary Pernikahan Ratu Elia Yuanita, S.Si)
Jam: 23:59 WIB
Catatan:
1.      Royalti yang diperoleh dari penjualan buku disalurkan untuk kemanusiaan.
2.      Kami akan segera memperbaiki info event undangan menulis ini jika ada kekeliruan redaksional atau hal-hal lainnya.
“Kami nantikan karya terbaik rekan-rekan.”
Wasssalamu’alaikum, Wr.Wb.

Sabtu, 23 November 2013

Anak-anak P2-management On the vocation

sebenernya ini postingan nggak penting sih, beneran nggak penting... jadi, beberapa minggu kemaren kami pergi jalan-jalan nih sama anak-anak satu kelas....

tapi dari pada photonya cuma nganggur di laptop guekan mending buat pajangan di blog sini... kemaren sih ke nirwana, Lagoi, Bintan, Indonesia ... dan beberapa moment-moment unik yang bisa di ketawain atau direnungin ini maknanya apa,

sebenernya mau cerita Lagoi itu seperti apa sih, tapi berhubung Lagoi itu luas, dan nggak boleh sembarangan masuk jadi gue hanya jalan-jalan di Pantai Nirwana aja deh...


Pos Pemberhentian pertama registrasi dulu, sama pemeriksaan indentitas... nungguin Pak supir pada ngadap sama satpam mereka malah narsis sendiri ...

Senin, 02 September 2013

#Games *kaya main tebak-tebakkan jodoh*



oke im comeback, setelah lama mati suri nih blog,... akhirnya balik lagi, gue bakal membawakan, ce ile membawakan... gue bakal posting some thing... posting tentang permainan lebih tepatnya sih seperti psikologi cinta, *entahlah tulisan inggrisnya gimana* ,,,

Orang kebanyakan keselkan BBMnya bunyi eh setelah di buka malah #SBC *sory Broadcast* || sama sih sebenernya gue juga gitu || suka kesel sendiri, dan kadang hampir aja BB di banting...

Tapi... setelah dari sekian banyak broadcast nggak bisa ganti dp di akhir agustus kemarin, gue menemukan satu BC yang unyu-unyu ceile unyu-unyuk.... ini sebuah permainan dari seorang teman yang katanya juga nyontek di fb...

oke capture di atas sudah membuktikan bahwa gue emang beneran dapat broadcast 

oke mari kita ikutin berpintah nya ya... are you ready *Ready*

Katanya tulis angka 1-11 secara vertikal. 
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11

(y) sip


*gue ikutan main juga lho* 

terus angka 1 dan 2 kita tulis angka kesukaan ya... 

1. 27
2. 03
3
4
5
6
7
8
9
dst

oke lanjut

di angka ke 3 dan 7 tulis nama lawan jenis yang lu pada kenal ya *yang kalian suka juga boleh kok* *ga haram* *whahahaha* 

1
2
3. Ariel Noah 
4
5
6
7. Rizal Armada                  *Berasa kaya tebak-tebakan jodoh ga sih*
dst 

setelah itu; terus tulis angka ke 4,5 dan 6 tulis nama orang terdekat lu !!!

1
2
3
4. Ramon Y tungka
5. Agnes monica
6. Kevin Julio
dst

oke next >> sisa nomornya berarti ada 4 ya... kalo nggak berati lu pada harus balik lagi ke SD... 
lanjut kita tulis lagu-lagu yang kita tahu aja...
1
2
3
4
5
6
7
8., Pulang >> Dewi Lestari
9.  Cinta datang terlambat >> Maudy ayunda
10. Lelah >> Cakra khan
11. Rindu Merana >> Nirwana.

oke, jangan tanya-tanya kenapa lagu yang gue masukin semua termaksud lagu galau semua,.. tahu sama tempe aja semua... ya ya ya 

>> selanjutnya *woles bin Mules* 
pastikan kelanjutannya kaya gini ya, ga mesti harus namanya sama kaya gue, ingat anak muda ga boleh nyontek lho... yang kreatip dong punya temen kan??

1. 27
2. 03
3. Ariel Noah
4. Ramon Y Tungka
5. Agnes Monica
6. Kevin Julio 
7. Rizal Armada
8. Pulang 
9. Cinta datang terlambat
10. Lelah
11. Rindu merana.. 

oke Langkah selanjutnya kita lihat ada hubungan apa dengan permainan ini,,, 
jawabannya ada dibawah sini cikidot *maklum ya gue orang ndeso* mari kita lihat





 













jadi menurut broad cast diatas begini.,... 

1. 27
2. 03
3. Ariel Noah                           ( orang yang kamu cintai)
4. Ramon Y Tungka                 ( Orang yang paling penting dalam hidup kamu)
5. Agnes Monica                     ( orang yang paling ngertiin kamu)
6. Kevin Julio                          ( orang yang menurut kamu hidupmu memerlukan dia)
7. Rizal Armada                      (orang yang kamu sayang tapi bertepuk sebelah tangan) *kasihan*
8. Pulang                                 ( lagu buat orang no 3)
9. Cinta datang terlambat              (lagu buat orang no 7)
10. Lelah                               (lagu yang sesuai dengan hati kamu)
11. Rindu merana..                   (lagu yang melukiskan hidup kamu) 


oke selesai, selamat mencoba dan selamat cengenesan sendiri ya... 

see next artikel... ngaco

Rabu, 05 Juni 2013

Kalimat Adrian

udah lumayan lama nggak posting lagi, kangen banget sama blog ini nyoret-nyoret di blog ini...
dan menumpahkan semua tulisan dalam blog ini

beberapa hari yang lalu gue di smsin sama seseorang nanya-in kalo gua nulis cerpen di tanjungpinang pos, kaget bercampur ga percaya... kalian juga bisa liat disini ( tanjungpinangpos )

gue sekarang posting cerpennya utuh ya, happy reading guys...



Kelas Tujuh dua termaksud kelas yang berisikan anak-anak pintar  hasil tes yang diadakan sekolah, walaupun begitu tak semua anak-anak di kelas itu bersikap manis. Bahkan cendrung ada  yang malas, ada yang doyannya cuma ngobrol, nggak pernah nyatat, sampai ada juga yang senangnya Cuma nyanyi-nyanyi sendiri di belakang.
            Arini dan Adrian salah satunya, mereka berdua sering ngobrol, sering berantem dan bercanda bareng-bareng. Mereka kadang terlihat seperti musuhan, dan kadang juga bertingkah layaknya seoarang kakak-adik.
            “Wek... Gembul!” ucap Adrian sambil mencubit pipi Arini.
            “Siapa yang Gembul? Dasar Jelek!” ucap Arini menepiskan tangan Adrian dari Pipinya.
            “Hahaha, Arini marah kaya nenek Lampir!” ucap Adrian sambil melihat wajah Arini yang berubah merah dengan mulut yang dimanyunkan kedepan, “Eh tapi  bukan nenek lampir deng...”
            “Kaya apa Lordvoldermot maksud kamu?” ucap Arini sambil berkacak pinggang, seketika Adrian tertawa terbahak-bahak.
            “Puas ketawain orang?” tanya Arini lagi.
            “Yang ngomongin kamu mirip lordvoldermot itu siapa?”  tanya Adrian yang menahan tawanya.
            “Huft!” Arini menyerah dengan pernyataan dari Ardrian, “Ian, Kenapa nggak mau ikut ekskul?” tanya Arini kemudian. 
            “Ikut kok, Rohis!” ucap Adrian Polos.
            “Huh, Maksud aku! Sepak bola, Basket, Voli, atau karate!” Seru Arini seketika dengan tampang kesalnya.
            “Oh, Buat apa?” tanya Adrian polos.
            “Buat apa? Kamu tanya!” Arini makin kesal dengan pernyataan dari Adrian, “Kamu jadi kelihatan nggak jago!”
            “Emangnya untuk kelihatan Jago harus ikut Ekskul olahraga?” tanya Adrian langsung dianggukkan oleh Arini, “Untuk menjadi seorang jagoan itu, omongannya yang bisa di pecaya dan prilaku yang di jaga!”
            “Nah lho, kutip dari mana kata-kata?” ucap Arini sambil mencandai temannya sendiri.
            “Di tong sampah depan!” ucap Adrian dengan ketus.
***
            “Nggak Les bang?” tanya Arini pada abang Adrian, saat dia main kerumahnya Adrian.
            “Jam berapa ini?” yang di tanya malah balik bertanya.
            “Jam setengah tiga bang!” jawab Arini dengan cengengesan, “Emang Les malamya bang?” tanya Arini lagi.
            “Yo’i”
            Setelah itu Adrian dan Arini langsung menuju ruang tengah, seperti biasa ritual pertama mereka makan siang , Belajar sebentar, langsung lanjut main ps.  Walaupun Arini cewek tapi dia jago main PS, itu juga berkat bantuan dari Adrian. Permainan sepak bola yang hanya bisa Adrian mainin hanya di PS.
***
DUA  TAHUN KEMUDIAN
            Adrian dan Arini masuk di SMA yang sama, kali ini mereka tidak satu kelas lagi. Adrian masuk di sepuluh C, sementara Arini masuk di kelas sepuluh A. Namun mereka berdua selalu bertemu untuk sekedar menanyakan kabar, berantem, bercanda dan kadang menanyakan pelajaran.
            “Gembul” seru Adrian dari belakang sambil mencubit pipi Arini.
            “Apa sih jelek! Apa kabar kamu?” tanya Arini.
            “Lebih baik dari kamu?” seru Adrian singkat.
            “Kamu kenapa?” tanya Arini ketika Adrian tiba-tiba bengong.
            “Ah nggak apa-apa!” jawab Adrian seadanya.
            “Jujur sama aku?” tukas Arini dengan nada serius.
            “Jadian sama aku yuk mbul?” tawar Adrian nggak kalah seriusnya.
            “APA?” Arini benar-benar terkejut dengan pernyataan Adrian, “Aku ga salah dengerkan?” lalu Arini tertawa sejadi-jadinya.
***
            Sore itu Adrian dan Abangnya duduk berdua di ruangan TV, dia sibuk  dengan PSPnya dan abangnya sibuk dengan buku bacaannya. Sementara TV dibiarkan menyala, kedua orang itu tidak saling menyapa mereka asyik dengan kegiatan masing-masing.
            “Bang Ian pengen pacaran boleh nggak?” tanya Adrian tiba-tiba.
            “Nggak boleh!” tukas Abangnya dengan tegas.
            “Yah  Abang kenapa?”
            “Belajar baik-baik dulu baru boleh pacara!” ucap Abangnya menasehati adik semata wayangnya itu, Adrian hanya bisa menarik nafas sangat dalam atas jawaban yang di terimanya.
***
            “Jadi kamu nanyak gitu sama bang Ferdy?” tanya Arini kepada Adrian ketika Adrian menceritakan kejadian semalam.
            “Iya”
            “Hahaha, kamu juga salah! Kamukan cowok masa mesti nanyak-nanyak dulu boleh apa nggak pacaran!” ucap Arini meledek Adrian.
            “Akukan ngak pernah pacaran Rin!” jawab Adrian dengan ketus.
            “Woi dengerin aku ya! Kita semua itu berawal dari ga pernah menjadi pernah!” ucap Arini, “Dari ga pernah sekolah sampai akhirnya pernah sekolah!”
            “Iya kamu bener!” seru Adrian, tiba-tiba darah segar keluar dari hidung Adrian dengan deras.
            “Ian idung kamu kenapa?” tanya Arini dengan nada panik,  cepat-cepat Arini langsung membeli tisu.
            “Ga apa-apa  rin! Ini Cuma Mimisan biasa tau sendiri udara sekarang panasnya kaya neraka bocor!” ucap Adrian sambil mengelap darah yang keluar dari hidungnya.
            “Yakin?”
            “Ga percayaan amat sih! Aku ini lebih sehat dari pada kamu!” ucap Adrian dengan tenang.
            “Ye, orang Khawatir sama dia masa jawabannya begitu?” ucap Arini langsung memanyunkan mulutnya.
            “Gembullll!” ucap Adrian sambil mencubit pipi arini.
            “Jelek, sakit!”
            “Rin”
            “Hem”
            “Gimana kalau  kamu aja jadi pacar aku yang pertama sekaligus yang terakhir!” seru Adrian yang tiba-tiba serius.
            “Hah, Maksud terakhir sampe aku tua and menikah sama kamu gitu! Ogah” tukas Arini.
            “Ya ga sampe nikah juga! Mana tahu besok aku udah nggak ada, ya sampe besok cintannya!” Ucap Adrian dengan tenang.
            “Apaan sih ngomong kaya gitu!” ucap Arini.
            “Mbul, temen sekaligus musuh kamukan Cuma aku, nanti kalo aku nggak ada kamu sama siapa?” tanya Adrian masing mengelap-ngelap bekas darah di hidungnya.
            “Ian aku ga mau ya kamu ngomong kaya gitu!” Ucap Arini langsung memeluk Adrian dengan erat. 
***
            “Rin” ucap Bang Ferdy dari sebrang telfon.
            “Iya bang kenapa?” tanya Arini
            “Kamu kerumah sakit sekarang ya!”
            “Siapa yang sakit bang?” tanya Arini mulai panik, pagi minggu biasanya dia selalu di kejutkan oleh kedatangan Adrian kerumahnya. Namun pagi ini dia malah di kagetkan dengan telfon dari bang Ferdy menyuruhnya datang kerumah sakit.
            “Kamu kesini aja dulu, nanti abang cerita!” suara berat bercampur sedih bang Ferdy membuat Arini semakin cemas.
RSUD Pukul: 09:30
            Sekitar tiga puluh menit perjalanan dari rumah Arini menuju rumah sakit, setelah memparkirkan motornya di halaman rumah sakit. Arini langsung menuju dimana Bang Ferdy berada. Hati Arini cemas bukan main, di tambah lagi fikirannya kembali pada percakapannya dengan Adrian semalam.
            “Bang siapa yang sakit?” taya Arini panik, sambil mengguncang-guncang badan Bang Ferdy.
            “Ian rin! Selama ini dia leukemia tapi dia ngggak mau cerita sama orang satu rumah!” seru Bang Ferdy memeluk Arini yang mulai tidak sanggup  berdiri lagi.
            “Kaluarga saudara Adrian?” seru dokter dengan nada datar.
            “Kami orang tuanya dok!”
            “Saudara Adrian masih dalam keadaan koma!” tukas dokter, “Yang bisa kita lakukan hanya terus berdoa agar kondisinya membaik!”
***
Tiga Jam Kemudian
            “Keluarga Adrian, pasien sudah siuman dan sekarang sudah boleh di jenguk!” ucap seorang suster dengan ramah.
            Papa, Mama, Abang Adrian dan juga Arini datang menghampiri Adrian yang masih terbaring dengan lemah. Adrian melemparkan senyumannya kepada orang-orang yang dia cintai.
            “Ian jelek, kamu jahat, kenapa nggak bilang kalo kamu...”
            “Sakit, aku ga mau punya teman yang Cuma bisa kasihanin aku aja!” ucap Adrian tenang.
            “Jelek aku mau jadi pacar kamu selamanya, asal kamu janji kamu sembuh!” ucap Arini sebisa mungkin nggak mengeluarkan airmatanya, Arini memeluk erat tangan Adrian.
            “Hehehe, nggak bisa mbul! Aku pengen pulang aja mbul! Aku tahu disini ada orangg-orang yang mencintai aku tapi aku harus pulang” ucap Adrian, Arini rasanya ingin menjerit, dan terjatuh karena lututnya mulai gemetaran.
            “Papa, Mama maafin Ian ya! Ian selama ini nggak pernah nurut kata Papa sama Mama!” ucap Adrian dengan lirih tangan kanannya di genggam erat oleh Mama tercintanya.
            “Papa udah maafin kamu kok sayang!” ucap  Papanya mencoba tegar didepan anaknya. 
            “Bang, jagain gembul aku ya! Sama Papa, mama juga!” ucap Adrian yang langsung dianggukan oleh Bang Ferdy, “Mbul makasih udah ngisi hari-hari aku disekolah, dirumah, di taman, dimana aja! Makasih juga udah jadi cinta pertama aku sekaligus cinta terakhirku!” ucap Adrian perlahan-lahan, “I LOVE YOU!” kalimat terakhir Adrian berikan Untuk Arini, seketika tangis Arini makin menjadi.
            “IAN jangan tinggalin Aku!” teriak Arini langsung memeluk Adrian, Bang Ferdy yang sejak tadi berada di belakan Arini langsung merangkul Arini dan mengelus-elus kepalanya.

Selasa, 14 Mei 2013

Amazing Penyengat

Dari judulnya mestinya kalian nebak nih, gua pasti mau ngedongeng atau mau nyeritain tentang Penyengat island. tapi sebenarnya nggak begitu kok gua cuma pengen ngeliatin pulau kecil yang indah di sebuah Profinsi bernama Kepulauan Riau, *yang nggak tau plis buka atlas atau buka Peta Indonesia ya* *kalau kalian buka peta Amerika gua jamin ga bakal ketemu deh* pulau itu bernama Penyengat Island *begitu sih yang gua tau*kalau nanyain tentang sejarah kenapa nama itu bisa penyengat dan kenapa bisa terkenal banget? jangan tanya sama gua karena gua juga ga tau sejarahnya*

 
 Bangunan yang bakal kita lihat pertama kali masuk Penyengat, Arsitektur *kalo salah maap* yang kerennya luar biasa...

Senin, 06 Mei 2013

Kara









“Cie Kamera baru!” seru Key dengan nada menggoda, kepada  sahabatnya yang bernama Kara. Kara adalah sosok gadis yang ceria, bawel, lucu, cantik dan hampir mendekati sempurna, tapi dia juga rendah hati tidak suka di bilang sepurna karena dia bukan orang yang  sempurna menurutnya.
            “Iya nih berasa punya Dunia baru!” Kara berseru dengan lembut, sambil memotret-moteret sobanya yang asyik dengan pandangan mereka masing-masing.
            “Jadi apa rencana kamu?” tanya Liemey kemudian sambil memasukan Smartphonenya kedalam tas.
            “Apa ya?” Kara berfikir sejenak lalu dia menemukan jawabannya,  “Mengabadikan Kisah cinta setiap orang!” kemudian Kara meletakkan Kamera nya diatas meja dan menyedot Jus Mangga yang tidak di sentuhnya sejak tadi.
            Mereka bertiga adalah sahabat karib sejak kelas satu SMA, meskipun Hobby bahkan kesukaan mereka bertolak belakang satu sama lain. Entah kenapa itu tidak pernah menjadi masalah yang serius dalam persahabatan mereka, itulah yang namanya sahabat yang katanya saling pengertian satu sama lain. Kara yang hobbynya nggak jauh-jauh dari dunia jurnalistik bercita-cita  pengen jadi jurnalis terkenal, kemana-mana selalu membawa kamera maupun Laptop untuk tempat dia menumpahkan segala Imajinasinya dan sekarang dia sibuk dengan impiannya sampai tidak sempat memikirkan makhluk yang namanya pacar.
            Key yang doyannya menikmati Kuliner dan memiliki cita-cita menjadi seorang chef yang akhirnya kerja di sebuah perusahaan harus gigit jari sendiri dengan  cita-citanya yang nggak kecapean itu, Key lebih beruntung dari pada Kara. Key sudah menjalin hubungan bersama cowok yang bernama Kal bahkan mereka sudah menjalin hubungan lebih dari lima tahun. Sementara cewek yang nama Liemey cendrung pemalu dan memiliki bakat terpendam yaitu dalam dunia bisnis, maklum saja keluarganya turun-temurun menjadi seorang pedagang. Hobbynya cendrung aneh dan boros, dia senang mengoleksi Gadget keluaran terbaru, sehingga menuntun dia untuk membuat sebuah konter HP dan alat elektronik lainnya, yang juga beruntung telah memiliki pasangan bernama Ruben.
            “Nggak kepikiran pacar?” tanya Key sambil menyeruput minumannya, diatara mereka sosok yang menjadi panutan yah Key dengan gayanya yang dewasa, dan dia sendiri sudah mapan dengan pekerjaannya sekarang.
            “Iya, apa Masih menunggu Cinta diam-diam kamu?” tanya Liemey, yang membuka arah pembicaraan menuju Cinta diam-diam yang Kara rasakan kepada kakak kelasnya sendiri.
            “Eits, Do’i Mah udah lama angkat kaki dari hati aku!” Kara berseru sambil mengedarkan padangannya kesana kemari, tiba-tiba pandangannya terhenti setelah melihat sesosok cowok tampan tepat dua meja didepannya. Cowok itu adalah cowok yang tidak asing bagi seorang Kara yang kerap kali selalu nongkrong di cafe D’pohon ini. Kara hampir hafal apa yang dilakukan cowok itu, dan pesanan apa yang sering di pesan Cowok itu.
            “Jadi cinta diam-diamnya kamu sekarang cowok berlatop itu!” ucap Liemey dengan hati-hati agar tidak di ketahui orang yang sedang dibicarakan, sebelum menjawab Kara hanya tersenyum centil kearah kedua temannya.